klik disini untuk artikel selanjutnya

Minggu, 08 Oktober 2017

CONTOH COVER


IMPLEMENTASI KONSEP KECERDASAN MAJEMUK
(MULTIPLE INTELLIGENCES) DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA
DI MADRASAH IBTIDAIYAH SWASTA (MIS) BURUJUL PANGANDARAN


Image



SKRIPSI
Diajukan sebagai salah satu syarat
untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.) pada Program Studi
Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah
Institut Agama Islam Darussalam (IAID) Ciamis






Oleh:
TIAS ROSTIANA
NPM: 13.07.0463






FAKULTAS TARBIYAH
INSTITUT AGAMA ISLAM DARUSSALAM
(IAID)
CIAMIS JAWA BARAT
2017

IMPLEMENTASI KONSEP KECERDASAN MAJEMUK
(MULTIPLE INTELLIGENCES) DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA
DI MADRASAH IBTIDAIYAH SWASTA (MIS) BURUJUL PANGANDARAN



Image









Oleh:
TIAS ROSTIANA
NPM: 13.07.0463









FAKULTAS TARBIYAH
INSTITUT AGAMA ISLAM DARUSSALAM
(IAID)
CIAMIS JAWA BARAT
2017

ABSTRAK

TIAS ROSTIANA. Implementasi Konsep Kecerdasan Majemuk (Multiple Intelligences) dalam Pembelajaran Matematika di Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Burujul Pangandaran.
Skripsi: Program Studi PGMI, Fakultas Tarbiyah, IAID, 2017.

Dalam proses belajar mengajar, seorang guru harus teliti dan mempertimbangkan berbagai hal termasuk pendekatan pembelajaran matematika yang digunakan. Guru harus mengenali dan memahami kecerdasan siswa karena setiap siswa memiliki kemampuan yang berbeda-beda. Perbedaan yang menjadi bukti kemajemukan tersebut harus dijadikan sebagai acuan untuk memperluas fokus dan transformasi materi pada siswa sehingga berdampak pada hasil akhir dalam wujud praktik atau implementasi terhadap apa yang telah didapatkan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu karakteristik  penting dari peserta didik yang perlu dipahami oleh guru sebagai pendidik adalah bakat dan kecerdasan individunya.
Tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Mendeskripsikan perencanaan pembelajaran matematika berbasis multiple intelligences di MIS Burujul, 2) Mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran matematika berbasis multiple intelligences di MIS Burujul, dan 3) Mendeskripsikan evaluasi pembelajaran matematika berbasis multiple intelligences di MIS Burujul.
Metode penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Sedangkan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Data-data yang terkumpul lalu dianalisis, teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan langkah-langkah pemrosesan data, kategorisasi data dan Penafsiran data atau penarikan kesimpulan.
Setelah melakukan analisis data, penulis memperoleh kesimpulan sebagai berikut: 1) Perencanaan pembelajaran matematika terdiri dari dua tahapan, yaitu mengenali kecerdasan siswa dengan melihat keseharian siswa guru melakukan observasi di kelas dan di luar kelas dan menyusun rencana pembelajaran/ lesson plan yang dituliskan pada buku khusus milik guru berupa coret-coretan. Aspek yang terdapat pada rencana pembelajaran/ lesson plan tersebut setidaknya meliputi tema, indikator, kegiatan alfa zona, scene setting, kegiatan pembelajaran, serta alat bahan yang dibutuhkan. 2) Pada tahap pelaksanaan pembelajaran matematika sudah melakukan kegiatan untuk memberikan apersepsi dan motivasi serta melakukan kegiatan-kegiatan berbasis multiple intelligences. Apersepsi dan motivasi tersebut berupa kegiatan alfa zona seperti bernyanyi dan melakukan gerakan refleksi, Warmer dengan mengulang materi sebelumnya, pre-teach dengan memberikan penjelasan awal jalannya proses pembelajaran, dan scene setting dengan pemberian konsep awal terhadap materi pembelajaran. Sehingga pembelajaran matematika menjadi pembelajaran yang menyenangkan. Sedangkan dalam kegiatan pembelajaran siswa difasilitasi untuk belajar melalui kesembilan jenis kecerdasan, yaitu: linguistik verbal, matematis-logis, visual-spasial, kinestetik, musikal, interpersonal, intrapersonal, naturalis dan eksistensialis. Meskipun, kesembilan jenis kecerdasan tersebut tidak dilakukan dalam satu waktu. 3) Evaluasi pembelajaran dilakukan secara autentik dengan menggunakan tiga  ranah yaitu; a) kognitif dengan tes lisan, tertulis dan penugasan, b) afektif dengan observasi, melihat keseharian siswa dalam proses pembelajaran, c) Psikomotorik dengan praktek atau membuat karya.


MOTTO

Rengkuhlah satu sama lain agar menjadi satu kesatuan
yang luar biasa

















Persembahan

Dengan penuh rasa syukur, penulis persembahkan skripsi ini kepada:
Ø Ibunda Atih S.Pd.I dan Ayahanda Rastono tercinta;
Ø Suami tercinta Toni Dzulham A.Md;
Ø Adik tersayang Putri Dea Rahmawati; dan
Ø Seluruh pihak terkait yang telah membantu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar